Menjelang Akhir tahun 2022 Polda Aceh menggelar konferensi pers , Kasus Laka Lantas Naik 3,4 Persen, Sedangkan Kasus Narkoba Pada Tahun 2022 Menurun 82 Kasus

Menjelang Akhir tahun 2022 Polda Aceh menggelar konferensi pers , Kasus Laka Lantas Naik 3,4 Persen, Sedangkan Kasus Narkoba Pada Tahun 2022 Menurun 82 Kasus

 

Banda Aceh|Nasionalmerdeka.com
Polda Aceh menggelar Konferensi Pers akhir tahun 2022, yang di hadiri langsung kapolda aceh, beserta wakapolda aceh dan pejabat polda aceh, Rabu (28/12/2022) yang dilaksanakan di Aula Presisi Polda Aceh.

Dalam konferensi pers akhir tahun 2022 itu, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar menerangkan hasil kinerja di jajaran polda aceh selama tahun 2022, seperti masalah aspek operasi khususnya di bidang lalu lintas kalau kita bandingkan tahun 2021 dengan tahun 2022 jumlah kecelakaan dan meninggal akibat laka lantas meningkat 3,4 persen.

“Pada tahun 2021 jumlah laka lantas mencapai 3.107 dengan angka meninggal dunia 702, luka berat 290, luka ringan 4.628. sedangkan pada tahun 2022, jumlah laka lantas mendapat 3.123, dengan angka meninggal dunia 606, luka berat 242, luka ringan 4.781,” ucap Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar Kapolda Aceh.

Jumlah Lakalantas meningkat hingga 3,4 persen, untuk MD menurun sebesar 13,6 persen, LB turun jug -16,5 persen, LR meningkat +3,3 persen.

“Pelaku Laka lantas terbanyak adalah karyawan swasta sejumlah 684 orang, pelaku laka terbanyak usia 16-30 tahun sejumlah 1.248,” lanjut Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar.

Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar juga mengatakan, jumlah kasus penyalahguna narkoba di wilayah Hukum Polda Aceh sepanjang tahun 2022 ini menurun jika di bandingkan dengan tahun 2021.

“Jumlah kasus narkoba tahun 2021 terdapat 1.318 kasus, sementara di tahun 2022 tercatat 1.236 kasus.

Sementara jumlah tersangka 2021 terbanyak 1.756 orang dan 2022 mencapai 1.771 orang.

“Jika dilihat dari jumlah tersebut, terjadi penurunan 82 kasus penyalahgunaan narkoba di tahun ini,” tutur Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar yang didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Syamsul Bahri saat konferensi pers akhir tahun 2022.

Kapolda Aceh menambahkan hasil pengungkapan sepanjang 2022, barang bukti yang diamankan 416, 9 Kg sabu dan 557 Kg ganja serta pil ekstasi 184.139 butir.

“Sedang di 2021 barang bukti narkoba yang diamankan 1,8 ton sabu dan 1 ton ganja serta 200.173 butir pil ekstasi,” ucap Kapolda Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar.(NSM)